Manfaat nyontek bagi pelajar dan remaja menurut Prof. Gen dari Gen22 Blog University
Nyontek
merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, juga menegangkan.
Sekaligus menyebalkan dan memalukan kalau sampai ketahuan. Karena
itulah, kegiatan mencontek harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, penuh
kewaspadaan, profesional, dan dedikasi yang tinggi.
Lebih jauh
lagi, nyontek adalah kegiatan turun-temurun warisan nenek moyang (harus
dilestarikan keknya). Kegiatan ini juga pernah dilakukan oleh kaka-kakak
kita, guru-guru kita, orang tua kita dan bahkan nenek-kakek kita. Saya
masih ingat, kakak saya pernah menceritakan bagaimana dia nyontek saat
ulangan bahasa Indonesia dengan wajah serius. Sementara ayah saya sambil
ketawa-ketawa menceritakan kembali kesuksesannya saat mencontek dalam
ulangan Sejarah. Dan di sela-sela pelajaran sejarah, Bapak guru juga
mengulang kembali “The Story of Nyontek” versinya waktu pelajaran Kimia
dan Biologi di SMA dulu.
Mungkin diantara sobat ada yang kurang
percaya dan bertanya-tanya: “Benarkah nyontek sebuah kegiatan yang
bermanfaat? Lalu apa sebenarnya manfaat dari nyontek tersebut?” Oke,
inilah jawaban professor Gen atas pertanyaan tersebut.
“Kegiatan
nyontek ini memang kalah populer di kalangan masyarakat sekarang ini.
Terutama bila dibandingkan dengan kegiatan bermusik yang memiliki AMI
(Anugerah Musik Indonesia) untuk memberikan penghargaan kepada insan
musik yang berjasa. Tidak ada Aungerah Nyontek Indonesia, dan tidak ada
orang yang meraih gelar sebagai ‘Conteker of The Year’ untuk mereka
yang berprestasi dalam contek-menyontek. Tapi mari kita berfikir logis.
Kalau ntontek tidak bermanfaat, mana mungkin generasi-generasi seblum
kita melakukan hal tersebut?” Kata Prof. Gen saat ditemui di
kediamannya beberapa waktu lalu.
Professor Gen menambahkan, bahwa sedikitnya ada 6 manfaat yang bisa diambil dari kegiatan nyontek ini. Berikut penjelasannya:
7 Manfaat Nyontek Menurut Prof. Gen
1. Meningkatkan Kepercayaan diri dan Keberanian dalam mengambil resiko
Seperti
yang sudah saya sebutkan di awal, bahwa nyontek juga memiliki resiko
dan konsekuensi. Salah satunya, kalau sobat ketahuan nyontek tentunya
akan dimarahi oleh Bapak atau Ibu Guru. Meskipun mereka juga waktu
sekolah pernah melakukan hal serupa. Dan yang lebih parah, kertas
ulangan bisa dicabut serta diberi nilai NOL.
Jadi, sudah bisa
dipastikan bahwa orang-orang yang nyontek adalah mereka yang mau
mengambil resiko. Kita juga tahu kalau hidup ini adalah pilihan yang
penuh resiko. Belajar nyontek sama artinya dengan belajar mengambil
resiko. Hidup nyontek..!!!!
2. Meningkatkan kreatifitas
Bagi
saya, nyontek bukan sekedar kegiatan biasa, tapi sebuah seni yang
didalamnya memerlukan kreatifitas. Dan orang-orang yang sering nyontek
adalah orang dengan kreatifitas yang tinggi.
Harap dicatat, bahwa
kemungkinan besar para Guru adalah mantan conteker juga dulunya. Jadi,
tentunya mereka sudah tahu bagaimana kebiasaan murid dalam mnyontek
dan sudah punya penangkalnya. Krena itulah, diperlukan kreatifitas yang
tinggi untuk terus mengembangkan jurus-jurus nyontek yang ampuh
3. Menyontek dapat meningkatkan kewaspadaan
Dalam
kegiatan menyontek, kewaspadaan merupakan faktor yang sangat penting.
Karena Sang Guru seperti elang dengan matanya yang tajam. Mengawasi dan
siap menerkam siapa saja yang dicurigai atau ketahuan nyontek.
Supaya
tidak terjadi hal memalukan pada sobat-sobat conteker (seperti dalam
iklan: Pengen pintar, makanya belajar) kewaspadaan harus lebih
ditingkatkan. Untuk hal yang satu ini akan saya berikan tipsnya lain
waktu dalam “Cara Nyontek yang Baik dan Benar”.
4. Melatih kecepatan dan gerak reflek
Sebuah
penelitian yang dilakukan entah oleh siapa, mengungkap fakta yang
cukup mengejutkan sekaligus menggembirakan bagi para contekers. Hasil
penelitian tersebut menyebutkan bahwa 8 dari 10 conteker memiliki gerak
reflek yang lebih baik dari mereka yang tidak pernah menyontek.
Jadi jelas, kalau sobat ingin meningkatkan kecepatan tangan dan gerak reflek, mulailah menyontek dari sekarang!
5. Melatih kerjasama antar contekers
Belakangan
ini, seiring dengan makin ketatnya ruang yang diberikan para guru
untuk para conteker, maka kegiatan nyontek tidak lagi dilakukan secara
individual. Sekarang ini para contekers sudah bisa melakukan kerjasama
untuk tercapainya tujuan mereka.
Bahkan sebelum melakukan kegiatan
nyontek, terlebih dulu diadakan ‘Briefing’. Menyusun strategi, membagi
tugas, lalu berdoa bersama-sama.
6. Memiliki banyak waktu untuk bermain
Mereka
yang tidak mencontek, harus belajar siang dan malam untuk menghadapi
ulangan atau ujian. Tujuannya tentu saja mendapatkan nilai bagus. Hal
ini berbeda dengan contekers. Mereka memiliki lebih banyak waktu untuk
bermain-main.
Lalau bagaimana saat menghadapi ujian? Hanya dengan
selembar kertas berisi coretan, mereka sudah bisa mendapatkan nilai
yang bagus.
7. Mendapatkan nilai yang bagus
Nah,
inilah tujuan utama sekaligus manfaat yang paling besar dalam kegiatan
nyontek. Mendapatkan nilai yang bagus. Bahkan, contekers ini bisa
mendapatkan nilai yang lebih baik dari mereka yang tiap hari belajar.
Nah, itulah beberapa manfaat nyontek
yang diungkapkan oleh Professor Gen. Silahkan bagikan artikel ini ke
conteker-conteker yang lain supaya menyontek isa lebih ditingkatkan
lagi. Salam nyontek \m/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar